Kulepas Cinta Karena Allah..

Bukan bermaksud menyaingi sinetron ‘Kupinang Kau dengan Bismillah’, apalagi untuk menyaingi sebuah buku luar biasa yang berjudul ‘kupinang Engkau dengan Hamdalah’, tapi setidaknya judul di atas dapat mewakili dari sebuah keputusan yang diambil oleh seorang hamba Allah yang hanya ingin terus terikat dan terjaga dengan hukum syara’-Nya Allah.

==================================================

Segala puji syukur kehadhirat Allah atas segala limpahan hidayah-Nya yang telah menunjukkanku ke sebuah jalan yang tak biasa, jalan kebenaran dan kemuliaan, jalan yang penuh cinta dan kasih sayang, jalan yang ditempuh dengan berbagai perjuangan, jalan cinta para pejuang, pejuang kebenaran dan kemuliaan Islam untuk tegak kembali hingga diterapkan dalam sebuah kepemimpinan yang hanya mengharapkan sebuah keridhoan dari-Nya.

Sebuah kebanggaan dan kebahagiaan tak terkira ketika ku telah memahami akan tujuan hidup yang sebenarnya, akan kemana kupertanggungjawabkan setelahnya. Ya Allah…. Sungguh benar kebahagiaan bagi setiap muslim itu adalah ketika keridhoanMu telah didapatkan, dan tentu keridhoan itu hanya Kau beri pada hambaMu yang taat dan patuh akan perintahMu.

Namun, ada satu yang mengganjal dalam hatiku, ada gumpalan sesak yang menyusup di dadaku hingga dia mampu melahirkan butiran-butiran jernih dari bola mataku setiap ku sendiri dan hanya berani untuk mengadu pada dzat yang maha agung. Hingga tak kusadari seiring waktu berlalu melahirkan sebuah rasa baru yang semakin menyakitkanku, sebuah penyesalan tak terkira namun ku juga sakit untuk membuangnya.

Ya Allah…. Hanya Engkau yang faham keadaanku, hanya Engkau yang tau apa yang ada di hatiku. Sesosok wanita yang selama ini sempat singgah dan berada direlung hatiku semakin lama seolah seperti virus berbahaya yang terus menggerogoti batinku. Bukan karena dia berubah menjadi jahat dan menyakitiku, tapi justru setiap perhatian, bait lembut kata-katanya yang membuat hatiku semakin teriris, dan akhlaq nya yang sangat mencintai agamaMu ya Allah. Karenanya aku kini sudah berubah menjadi seorang ikhwan yang faham bagaimana seharusnya  interaksi antara laki-laki dan perempuan dalam Islam.

Wahai engkau yang pernah singgah dalam hidupku, maafkan aku jika mulai menjauh darimu…

Wahai engkau yang pernah berikan sebuah pelajaran tentang cinta untukku, maaf aku terus berusaha untuk membuangnya karena bagiku cinta itu hanyalah setelah pernikahan…

Jangan marah dengan keputusanku, karena ini juga demi kebaikan aku dan dirimu…

Jangan benci dengan sikapku yang berubah, karena aku lakukan itu justru ingin menjaga agar cinta tetap karena Allah…

Jangan kau pikir aku menyakitimu, karena aku ambil keputusan ini justru ingin menjaga hatimu agar tak terkotori olehku…

Jangan kau katakan aku telah membuatmu sakit hati, karena tujuanku padamu justru ingin menghormati…

Maaf, kini aku telah faham tentang tujuan hidupku bahwa aku diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah, dan bagaimana aku bisa beribadah dengan khusyu’ jika  aktifitasku masih mengingatmu yang jelas-jelas belum atau bahkan tidak pernah halal untukku. Karena itulah, kuputuskan untuk menyudahi semua, melepas semua, dan terus berusaha untuk mengalihkan dengan hal yang lebih berguna agar sedikit demi sedikit semua tentangmu bisa kuhapus dalam hidupku. Maafkan aku jika ini menyakitkanmu, tapi aku yakin jika kau mau berfikir lebih dalam sedikit lagi kau akan mampu merasakan apa yang aku rasakan bahwa sungguh betapa saat ini aku jauh lebih merindukan Allah dan Rasul-Nya ada di hatiku.

Aku takut jika kau marah padaku, tapi aku jauh lebih takut jika Allah dan Rasul-Nya murka padaku…

Aku takut kau tinggalkan aku, tapi aku jauh lebih takut jika Allah dan Rasul-Nya menjauh dariku…

Aku takut sebenarnya menyakitimu, tapi aku jauh lebih takut jika Allah dan Rasul-Nya kecewa padaku…

Melepaskan seseorang yang pernah singgah di hati emang bukanlah hal yang mudah, iya sulit direalisasikan, perlu kekuatan dan pengorbanan yang luar biasa, tapi yakinlah jika diniatkan karena Allah maka tidaklah sulit. Belajar untuk menundukkan perasaan dengan hukum syara’, belajar untuk meletakkan cinta pada tempatnya dan memberikan pada yang tepat. Jangan sampai cinta yang suci dan murni harus ternodai, karena cinta yang sebenarnya kepada lawan jenis itu hanyalah setelah pernikahan, sementara yang sebelum itu sangat sulit untuk dibedakan apakah cinta ataukah nafsu karena jika benar cinta dan sayang tentu kau tak ingin mengajak orang yang kau cintai berbuat maksiat bersamamu.

Islam itu begitu indah, Islam sangat menghargai cinta dan memahami cinta, setidaknya itulah yang aku dapatkan ketika ku memahami Islam lebih dalam.

Islam punya aturan yang khas untuk merealisasikan cinta, bahkan berbuah pahala yakni dengan menikah, karena begitu mulianya menikah dikatakan menyempurnakan separo agama, subhanallah….

Islam juga sangat memahami cinta, begitupun ia juga faham bagaimana jika ‘cinta’ itu salah tempat maka hanya akan meninggalkan rasa sakit, oleh karenanya Islam punya aturan sempurna bagaimana interaksi yang dibolehkan dalam antara laki-laki dan perempuan. Semua memang begitu indah ketika mampu menundukkan segala sesuatu karena Allah, termasuk memposisikan cinta.

Tak perlu takut akan kehilangan orang yang disayangi, karena jika jodoh tentu tidak akan dipisah, percayalah…. Jadi tak perlu bersedih, tetaplah untuk terus tersenyum ^_^

Sungguh Allah maha benar, karenanya segala peraturan yang diturunkan-Nya juga pasti benar.

Izinkanlah aku mengatakan;”Aku melepasmu karena aku ingin belajar untuk mencintai Allah di atas segalanya, ku harap kau juga bisa lakukan itu, karena jika orang lain bisa kenapa kita tidak?

Terakhir,, ku ingin sampaikan satu kata yang menginspirasiku, dan menumbuhkan keyakinan kuat untukku mengambil sebuah keputusan yakni kebenaran Allah yang tak bisa terbantahkan.

Karena itulah, aku sudah bertekad bulat untuk keputusan ini, maafkan aku… Meski engkau telah di pinang oleh seorang lelaki, aku tak pantas jika aku memaksamu untuk menyudahinya dan memaksamu mencintai aku, aku tak ingin cinta ini terjerat oleh hawa nafsu. Meski kau sama-sama pernah memiliki cinta yang tak pernah kau ungkapkan sebelumnya.

Dengan memohon ridho Allah kusampaikan padamu; “Kulepas Kau karena Allah”.

 

 

 

 

 

Share Social Media
Join Fanspage Facebook
Hubungi Kami

📞 Kontak Kami :

Telp / W.A : +6282274177444
Pin BBM : D493BE25
Email : arjunatravelbandung@gmail.com